TUHAN ITU BAIK

Ps Jesaya Henubau

Ringkasan khotbah Minggu, 5 Juli 2021

Pembacaan Alkitab : Mazmur 118 : 1 – 6

Salah satu dasar dalam hidup kita yang kuat dan kekal untuk selama-lamanya adalah bahwa TUHAN itu baik. Firman Tuhan dengan jelas menyatakan “….Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya”.

Perasaan kita akan selalu berubah-ubah. Keadaan natural dan fakta kehidupan kita juga selalu berubah-ubah. Tetapi firman Tuhan dengan jelas menyatakan bahwa Tuhan tidak pernah berubah, Tuhan baik dan kasih setia-Nya untuk selama-lamanya sampai selama-lamanya kepada semua orang yang percaya kepada-Nya/semua orang yang takut akan nama-Nya.

Firman Tuhan yang menyakan bahwa Tuhan itu baik juga disebutkan ketika orang Israel kembali dari pembuangan di Babel. Nahum 1:7-8 TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nyadan menyeberangkan mereka pada waktu banjir. Ia menghabisi sama sekali orang-orang yang bangkit melawan Dia, dan musuh-Nya dihalau-Nya ke dalam gelap.

Pada waktu kita menghadapi masa-masa yang sulit/sukar, Tuhan akan menyeberangkan kita melewati masa-masa tersebut. Kita akan melewati tahun 2021 bukan dengan keterpurukan, tetapi dengan kemenangan karena TUHAN itu baik.

Fakta dan kehidupan kita hari ini hanya sementara dan tidak kekal, tetapi kasih Allah dan diri-Nya itu kekal untuk selama-lamanya dan kesetiaan-Nya tidak pernah berkesudahan, kebaikan-Nya tidak pernah berakhir.

1. Kebaikan itu adalah diri-Nya Tuhan

Keluaran 33:18-23, Musa menghadap Tuhan setelah orang Israel memberontak kepada Tuhan dengan mendirikan patung lembu emas. Musa memohon kepada Tuhan untuk menunjukkan kemuliaan-Nya dan Tuhan pun menjawab akan menujukkan kemuliaan-Nya, dengan kata lain Tuhan menunjukan siapa diri-Nya.

Keluaran 34:6 Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: “TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya.

Exodus 34:6 (NKJV) And the LORD passed before him and proclaimed, “The LORD, the LORD God, merciful and gracious, longsuffering, and abounding in goodness and truth.

Pada waktu Tuhan memperkenalkan diri-Nya, Dia menyatakan bahwa kebaikan itu ada dalam diri-Ku, dan kebenaran adalah diri-Ku.

Bukan pekerjaan-Nya yang membuat Tuhan menjadi baik, tetapi karena diri-Nya baik dan seluruh diri-Nya penuh dengan kebaikan, maka segala sesuatu yang dikerjakan-Nya baik. Karena diri-Nya Tuhan adalah kebenaran, maka segala sesuatu yang keluar dari diri-Nya adalah kebenaran.

Semua manusia telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah (Roma 3:23). Karena manusia berdosa, maka manusia akan menilai orang lain dari:

  1. Opininya. Manusia berdosa akan menilai berdasarkan apa yang ada di hatinya, jika hatinya penuh dengan dosa, maka ia akan menilai segala sesuatunya dari sudut pandangnya yang penuh dengan dosa.
  2. Pengertiannya. Jika kita mengerti sesuatu, maka kita akan menilai sesuatu berdasarkan pengertian kita.

Opini, pengertian dan cara pandang kita bukanlah kebenaran. Pada saat kita melihat yang terjadi di muka bumi, maka kita tidak dapat berkata/menyimpulkan bahwa Tuhan itu jahat, karena kebenarannya adalah TUHAN itu baik.

Perasaan dan situasi yang kita alami hari ini adalah sementara karena masih bisa berubah-ubah. Sementara Allah Bapa di surga tidak pernah berubah, dahulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya.

Ilmu pengetahuan dan fakta bukan kebenaran karena ilmu pengetahuan masih berkembang dan fakta berubah-ubah. Tetapi Allah Bapa kita di surga adalah baik dan kasih setia-Nya untuk selama-lamanya.

Apa yang kita imani tidak akan berubah untuk selama-lamanya. Oleh sebab itu, iman kita juga tidak berubah untuk selama-lamanya.

Kita membangun hidup di atas kebaikan Tuhan (Pribadi Tuhan sendiri), bukan di atas apa yang Tuhan berikan di dalam hidup kita.

Jika di masa yang lalu Tuhan baik kepada kita, maka hari ini, besok dan seterusnya Tuhan tetap baik kepada kita karena kasih-Nya tidak akan berubah. Jika di masa lalu Tuhan mengasihi kita, maka hari ini, besok dan seterusnya, Tuhan akan tetap mengasihi kita karena kasih-Nya tidak akan berubah. Jika di masa lalu kita telah mengalami mujizat dan terobosan dari Tuhan, maka hari ini, besok dan seterusnya, kita tetap akan mengalami mujizat dan terobosan dari Tuhan karena kasih-Nya tidak akan pernah berubah.

Sakit penyakit yang kita alami hari ini hanya sementara, kesulitan dan tantangan yang kita hadapi hari ini hanya sementara, segala sesuatu yang ada di bumi ini hanya sementara, tetapi yang kekal dan tidak berubah adalah Allah Bapa kita di surga, Tuhan Yesus dan firman-Nya.

Kesulitan dan pergumulan kita itu hanya sementara, tetapi yang harus kita lihat adalah bagaimana Tuhan akan tetap membuat terobosan dalam hidup kita karena Dia adalah penerobos (2 Samuel 5:20; Mikha 2:13).

Ratapan 3:22-23 Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu.

Jika kita membutuhkan sesuatu hari ini, Tuhan akan menyediakannya hari ini juga. Jika kita membutuhkannya besok, Tuhan akan menyediakannya, bahkan dihari-hari ke depan, apapun yang kita butuhkan, Tuhan akan menyediakannya bagi kita karena Tuhan itu baik dan tidak berkesudahan kasih setia-Nya.

2. Kehendak dan rancangan Allah Bapa kita di surga selalu yang terbaik

Yakobus 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.

Pemberian Allah Bapa kita di surga, itu selalu pemberian yang terbaik. Jika hari ini kita dapat makan, memiliki tempat tinggal, dapat bernafas, mendengarkan firman Tuhan, semua ini adalah pemberian yang terbaik dan anugrah yang sempurna dari Allah Bapa di surga.

Allah Bapa di surga adalah Bapa yang sangat murah hati. Jika Dia memberi, maka Dia akan memberi dengan sukacita.

Apa yang kita terima dalam hidup ini adalah kebaikan Tuhan. Apa bukti kebaikan yang Tuhan nyatakan bagi kita hari ini? Kita dapat melihat dan memperhatikan segala sesuatu yang kita miliki saat ini. Salah satu bukti bahwa Tuhan baik kepada kita adalah memberikan kepada kita sebuah kemampuan/kepandaian.

3. Seluruh kepenuhan Allah Bapa di surga diam di dalam Satu Pribadi yaitu Tuhan Yesus Kristus

Yang paling utama dan terutama harus kita ketahui:

  • Apakah kebaikan Tuhan bisa dinyatakan hari ini? Ya
  • Apakah kasih dan kuasa Tuhan dapat dinyatakan hari ini dalam hidup kita? Ya
  • Apakah terobosan dan pertolongan Tuhan tepat pada waktunya dalam hidup kita? Ya

Kita harus mengamini kebenaran firman Tuhan yang menyatakan bahwa Kristus adalah “ya” bagi semua janji Allah (2 Korintus 1:20). Di dalam Tuhan Yesus hanya ada “ya” dan “amin”.

Seluruh kepenuhan Allah Bapa di surga dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam Satu Pribadi dan Allah telah mengirimkannya ke dunia ini, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Kolose 1:19 Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia.

Segala kemuliaan Allah Bapa, seluruh kuasa dan kekayaan Allah Bapa di surga diletakkan di dalam satu Pribadi yaitu Tuhan Yesus Kristus. Itu sebabnya, betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya kepada-Nya (Efesus 1:19)

1 Yohanes 4:9-10 Allah Bapa di surga memberikan segala sesuatunya kepada Satu Pribadi yaitu Tuhan Yesus yang menjadi pusat segala sesuatu dalam hidup kita, baik itu penyembahan, pelayanan, sumber berkat, dll.

Seluruh kepenuhan Allah Bapa diberikan ke dalam Tuhan Yesus, kebaikan diberikan ke dalam hidup Tuhan Yesus, kasih Bapa diberikan ke dalam hidup Tuhan Yesus. Bahkan segala kuasa yang ada di surga, di bumi dan di bawah bumi diberikan ke dalam Tuhan Yesus sehingga semua mahluk baik yang pernah ada, yang ada sekarang, dan yang akan datang, semuanya akan bertekuk lutut dan mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan bagi kemuliaan Allah Bapa di surga (Filipi 2:9-11).

Jika kita berkata, Tuhan itu baik, Dia telah membuktikannya, Dia telah mengirimkan seluruh kebaikan-Nya ke dalam Satu Pribadi yaitu TUhan Yesus. Allah Bapa di surga bukan akan mengirimkannya kepada kita, tetapi Dia telah mengirimkannya kepada kita.

Apa yang menjadi bagian kita? Kita bukan lagi memandang apa yang ada di sekeliling kita, tetapi kita harus menerima dengan iman ke dalam hidup kita setiap kebenaran firman Tuhan. Jika hari ini firman Tuhan menyatakan bahwa Tuhan itu baik, kehendak dan rancangan Allah Bapa di surga selalu yang terbaik, seluruh kepenuhan Allah Bapa di surga diam di dalam Tuhan Yesus dan diberikan kepada kita yang percaya kepada-Nya, maka kita harus memastikan bahwa Tuhan Yesus menjadi pusat kehidupan kita agar semua kebenaran firman Tuhan ini terjadi di dalam hidup kita. Amin