Supernatural Prayer Conference 2018

Puji Tuhan.. Supernatural Prayer Conference yang pertama kalinya oleh GEKARI diadakan pada tanggal 12 - 14 Oktober 2018 dapat berlangsung luar biasa. Acara berlangsung dalam 3 kali sesi seminar, dimana tema-temanya adalah hubungan dengan Bapa, peperangan rohani dan terobosan. Pewahyuan yang baru dibawakan oleh Apostle Patty Valenzuela, seperti dalam Yesaya 43:18,19 yang mengatakan .. "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.

Tuhan sedang melakukan pekerjaan yang baru untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka mengasihi dia. Kita harus selalu menyiapkan dan meselaraskan hati kita terhadap pewahyuan yang baru sehingga kita bisa menerima hal-hal baru yang sedang Tuhan lepaskan. Yaitu siap untuk berubah agar dapat membuat ruang untuk hal-hal yang baru, sehingga kita akan masuk ke dalam kemuliaanNya yang lebih besar lagi.
DSC06664edit

Sambutan oleh Ps Dina Henubau

DSC06730edit

Apostle Patty Valenzuela diterjemahkan oleh Ps Joseph Situmeang

DSC06749edit

Apostle Patty membawakan firman mengenai Keintiman dengan Tuhan

DSC06787edit

Suasana ruangan ibadah pada hari pertama SPC 2018

Apostle Patty juga menyatakan bahwa ada versi lain dari orang-orang. Kita adalah versi surga. Tetapi ada juga versi musuh yang menggunakan banyak kesempatan untuk menaruh versinya di dalam dirimu dan versi musuh ini adalah untuk menghancurkan engkau. Untuk menghentikan engkau yang berkata bahwa "hanya sampai sejauh sini yang bisa kau lewati", tetapi kita harus sampai pada suatu tempat dalam hidupmu dimana engkau tidak boleh merasa puas apa yang ada sekarang, karena Tuhan mau mengubah area-area dalam hidup kita untuk mempersiapkan kita pada hal-hal yang baru.

Kita harus jadi versi surgawi, bukan versi setan. Katakan : saya tidak dilahirkan untuk mentok dalam hidup saya, saya lahir untuk bertumbuh dari kemuliaan kepada kemuliaan, dari kemenangan kepada kemenangan yang lebih besar, iman kepada iman yang lebih besar.
Kita harus berubah, membuat ruangan bagiNya lebih lagi karena ada yang lebih lagi dan Tuhan rindu membawa kita untuk lebih lagi.
Untuk efektif atau mengalami terobosan dalam peperangan rohani, kita harus menjadi pembawa kemuliaan Tuhan. Menjadi pembawa kemuliaan Tuhan bukan hanya untuk seorang yang khusus saja, tetapi untuk semua orang, siapapun yang merindukan untuk mempunyai kuasa untuk menyerbu neraka, untuk bertempur menjadi pahlawan dan untuk mengalami terobosan. Dan Tuhan menyiapkan kita untuk menjadi pembawa kemuliaan Tuhan masuk ke dimensi yang lain. Seperti Musa pada Keluaran 33:14-16 yang menyatakan bahwa jika Hadirat Tuhan tidak pergi bersama kami, maka jangan suruh kami. Kita harus katakan bahwa kita harus lebih lagi. Karena di dalam hadirat Tuhan ada kelepasan, kesembuhan, mendengar suaraNya yang akan memberikan engkau strategi untuk bertempur dan menang setiap saat.

Untuk menjadi pendoa syafaat kita harus menjadi pembawa yang kuat dalam hadirat Tuhan dan kapasitasnya harus selalu bertambah dalam hidup kita. Tidaklah normal untuk mentok, terikat, tidak bertumbuh dalam hadirat Tuhan. Tugasnya setan untuk mematikan hadirat Tuhan. Musuh tidak mau engkau membawa hadirat Tuhan. Dan apabila kita tidak membawa hadirat Tuhan dengan cara yang semakin bertambah kita harus bertanya kepada diri kita sendiri, Mengapa.
Terobosan tidak akan terjadi di luar sebelum terjadi didalam yaitu kita dulu.
Hadirat Tuhan yang ada pada kita harus selalu dipelihara. Seperti sebuah iPhone yang membutuhkan update secara berkala agar menyingkirkan pengganggu yang menghalanginya untuk berjalan semestinya. Orang Kristen pun seperti iPhone, yang tidak dapat beroperasi dengan bagus lagi bila tidak diupdate di dalam hadirat Tuhan, karena di dalam hadirat Tuhan kita terus ditransformasikan, semakin lama semakin baik, tidak akan menjadi orang kristen yang mentok dan terikat, semakin tajam mendengar Tuhan dengan jelas, bertumbuh dari kemuliaan kepada kemuliaan yang lebih besar sehingga kita menjadi versi surga.

Apakah engkau sudah kehilangan kasihmu yang semula?

Wahyu 2:5 Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.

Bagaimana engkau bisa kehilangan kasih yang mula tanpa menyadarinya :
  1. Kekecewaan
    Bila kita tidak hati-hati, kekecewaan dapat menyebabkan kita kehilangan kasih mula-mula. Memiliki sebuah pengharapan agar sesuatu terjadi dengan berdoa namun tidak terjadi. Kekecewaan, kegagalan, kesalahan merupakan suatu frustasi yang menuntun kita kepada depresi, rasa bangkrut, ketidakinginan untuk melayani Tuhan lagi.
    Kekecewaan adalah benih untuk keraguan sehingga akhirnya engkau berhenti percaya kepada Tuhan. Engkau tidak mempunyai iman seperti yang dulu. Saat engkau berdoa, engkau tidak benar-benar percaya bahwa Tuhan benar-benar akan melakukannya, itu disebabkan engkau kecewa di masa lalu. Kekecewaan juga membuat pembatas yang menghalangi pertumbuhan rohani seseorang, bahkan membuat orang berhenti bersyukur kepada Tuhan, sebaliknya hanya mengeluh.
    Tuhan mau membebaskan, melepaskan engkau. Tuhan akan membawa engkau dari kekecewaan kepada suatu perjanjian ilahi, rencana Tuhan untuk kita masuk ke musim yang luar biasa. Tariklah nafas saudara dalam-dalam dan lepaskan kekecewaan, hal masa lalu yang sudah terjadi; ini waktunya untuk menerima hal yang baru.

  2. Frustasi
    Dapat menyebabkan kita kehilangan kasih yang mula. Frustasi adalah kemarahan, kecewa, terganggu, tidak bisa mengubah situasi, tidak mampu mencapai sesuatu.
    Kata frustasi adalah datang dari kata kekalahan, blokade, penghalang, kegagalan.

  3. Kesibukkan
    Engkau sibuk sehingga engkau tidak melayani Tuhan seperti engkau dulu, tidak punya waktu berdoa seperti waktu engkau dulu, tidak bisa memberi waktu kepada Tuhan seperti dulu. Kau lari, kau bersembunyi ke tempat kerjamu, kepada segala hal; yang satu-satunya engkau tidak mau lari adalah ke hadirat Tuhan.

  4. Merasa tidak dihargai
    Arti kata dihargai adalah berharga. Engkau harus tahu siapa dirimu. Engkau berharga, engkau adalah harta, engkau dihormati. Mungkin saat ini engkau tidak tahu siapa dirimu, namun engkau akan mengalami perjumpaan pribadi yang dalam dengan Tuhan dan Ia akan tunjukkan siapa dirimu.

  5. Engkau tidak mendapat apa yang kau harapkan.
    Engkau mengharapkan sesuatu sebagai imbalan. Engkau memberikan kasih, tetapi engkau tidak menerima kasih, engkau memberikan hidupmu tetapi engkau tidak menerima imbalan yang kau inginkan.
Baca Wahyu 2:5 Ingatkah bagaimana engkau mengasihi Tuhan dengan segenap hatimu ? Bagaimana caramu menyembah Tuhan. Tidak ada yang menyuruh engkau mengangkat tangan, engkau mau menyembah Tuhan, tidak perlu ada yang suruh engkau berdoa, namun engkau mau berdoa, tidak ada yang suruh kau cari Tuhan tetapi engkau mau cari Tuhan, tidak ada yang suruh engkau untuk lapar tetapi engkau lapar akan Tuhan yang hidup. Bagaimana engkau rindu memberi Dia yang terbaik. Bagaimana engkau mengasihi sesama dan menceritakan bagaimana engkau mengasihi Tuhan karena engkau begitu bergairah dan lapar akan Tuhan.

Ingatkah engkau pada hari dimana Ia menjamah engkau, waktu Tuhan menyelamatkanmu. Ingatkah engkau waktu perhatianmu belum teralihkan. Pengalihan adalah senjata musuh. Hal-hal dalam pikiranmu menjadi pengalih perhatian dan engkau membawa permasalahanmu dari hari Senin hingga Jumat untuk masuk ke dalam penyembahan di hari Minggu sehingga engkau kehilangan esensi mengapa engkau melakukan sesuatu.

Ingatkah sudah seberapa dalam engkau jatuh ? Ingatkah sudah setinggi mana engkau jatuh ?

Ia meminta kita untuk mengingatnya karena sewaktu kita jatuh karena kehilangan kasih yang mula kepada Tuhan, kita jatuh dari tujuan penciptaanNya. Bagaimana seseorang yang sudah jatuh dari tempat tinggi dan lupa? Mengapa Tuhan mengatakan 'ingatlah'? Waktu kita jatuh dari tempat tinggi, kita tidak akan pernah lupa.

Itu adalah kejatuhan yang bertahap, dari 1 kekecewaan 1 rasa tersinggung 1 luka 1 trauma 1 frustasi. Mulai berhenti berkomitmen. Dalam hidupmu kasih Tuhan juga hilang bertahap. Berjalan lambat bahkan engkau tidak menyadari bila sudah kehilangan kasih Tuhan. Yang dulunya engkau melayani dengan gairah, lapar dan kasih, sekarang melakukannya karena tanggung jawab. Hingga akhirnya tiba-tiba engkau tidak mengenali dirimu lagi.

1 Samuel 16 : 7 Manusia melihat apa yang didepan mata tetapi Tuhan melihat hati. Kita hidup di dalam masa, zaman dan waktu dimana fokus pada penampilan, namun apa yang benar-benar terjadi di dalam hati kita adalah dingin. Tuhan mau mengubah engkau yang di dalam, menjadikan engkau seorang pahlawan doa. Ia rindu untuk make over yang di dalam dirimu. Ini adalah kunci terobosan untuk masuk dalam hal yang baru.

Untuk mendapatkan terobosan di luar, kita harus mengalami terobosan di dalam.
DSC06921edit

Jemaat yang haus meresponi firman Tuhan

DSC06932edit

Urapan Tuhan mengalir luar biasa pada peserta WPC

DSC06933edit

Buka ruangan dalam hatimu lebih lagi untuk Tuhan

DSC06938edit

Kasihi Dia, sembah dan puji Dia yang layak dipuji

DSC06949edit

Kasihi Dia dengan kasih mula-mula

DSC06952edit

Suasana lawatan Tuhan yang mengalir saat SPC

DSC06962edit

Sesi saling mendoakan tubuh Kristus

DSC06966edit

Urapan Tuhan mengalir dalam SPC 2018

DSC06971edit

Jemaat yang saling mendoakan tubuh Kristus

DSC07039edit

Respon jemaat akan firman Tuhan yang dibagikan

DSC07045edit

Dalam Lukas 15 : 17 Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.
1 Raja 19 : 9 ... "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?"
Kejadian 3 : 9 ... "Di manakah engkau?”
Ia bertanya bukan karena ia tidak tahu jawabannya tetapi ia bertanya untuk membuat seseorang sadar dimanakah ia berada. Saat ini pun Ia bertanya dimanakah dirimu? Apa kondisimu? Dan Ia bertanya supaya engkau bisa menemukan dirimu.
Adam dipanggil bukan untuk bersembunyi, Elia dipanggil bukan untuk bersembunyi dan merasa takut.

Apa engkau sudah lepaskan apa yang sudah terjadi, seperti : frustasi, luka-luka, rasa tidak mengampuni ? Apakah engkau sudah menjadi seperti apa panggilan Tuhan bagi hidupmu ? Di atas semua itu, Ia mengatakan bahwa ia tetap mengasihi kita. Tuhan sangat mengasihi kita sehingga engkau diciptakan dengan dahsyat dan ajaib. Dibentuk dari debu dan dihembuskan nafasNya. Nafas Tuhan kedalam dirimu. Kata nafas berasal dari sebuah kata ruah, yang memiliki arti jenius, angin, intelektual, pikiran artinya Ia mengembuskan diriNya sendiri ke dalam dirimu.

Kita adalah orang yang diciptakan dahsyat dan ajaib, serupa dan segambar dengan Tuhan dan segala hal yang kau perlukan sudah ada di dalam dirimu, semua yang engkau perlukan untuk membawa terobosan sudah ada di dalam, engkau sudah punya apa yang kau butuhkan. Ia hanya menanyakan dimanakah engkau?

Manusia gampang jatuh cinta dan kehilangan cinta, kasih manusia mudah berubah, kita tidak bisa mengandalkan kasih manusia karena mudah berubah. Seperti apakah kasih Tuhan sampai engkau memanggil aku putriMu, kasih seperti apakah ini sehingga engkau panggil kami anak-anakmu. Kasih bukan sesuatu yang Ia pilih, berikan untuk Ia lakukan; tetapi kasih adalah esensi pribadinya Tuhan. Ia tidak sekedar mengasihi engkau, tetapi Ia adalah kasih.

Kasih Tuhan tidak berpura-pura, tidak berubah bahkan saat engkau lemah, bahkan saat kau tidak melakukan dengan benar, bahkan saat engkau gagal, kasih Tuhan tidak berubah. Siapakah Tuhan ini yang jatuh cinta kepadamu. Dan Tuhan sedang berkata dimanakah engkau.
Yeremia 31:3 Tuhan menampakan dirinya dari jauh mengatakan bahwa ia mengasihi engkau dengan kasih yang kekal !! Aku mau kenal kasihnya Tuhan.
Ini kasih yang dalam, bukan yang di permukaan saja. Tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Tuhan. Kasih Tuhanmu adalah kasih dari gunung batu keselamatan, kasih dari bunga di lembah, kasih dari fajar pagi hari yang menyingsing, kasih dari benih Abraham. Itu sebabnya musuh tidak dapat membunuh engkau, baik dalam penyakit, konflik karena Tuhan mengasihi Engkau dan Tuhan punya rencana akan engkau. KasihNya yang berkemenangan mengejar engkau, melindungi engkau, bertempur untuk engkau, memberdayakan engkau, tidak pernah mengecewakan engkau, bertahan selamanya, menembus, mengalahkan, mengubahkan, melepaskan sehingga engkau bisa mengalami kasih Tuhan.

Tuhan mau melakukan sesuatu kepada engkau. Dimanakah engkau? Apakah engkau sudah meninggalkan kasihmu yang semula, gairahmu. Tuhan sedang memanggil engkau. Engkau harus buat ruangan agar Tuhan bisa lebih lagi.

Sesi 1 pada hari jumat ditutup dengan doa pernyataan iman, mari saudara berdoa bersama kami : Bapa maafkan aku.. aku bertobat Bapa.. aku minta ampun, aku kehilangan kasih yang semula.. tetapi saat ini aku datang dan bertobat.. maaf ampuni aku .. aku datang dengan hati yang hancur, aku mau hadiratMu, mau lebih lagi kemuliaan Tuhan untuk melepaskan keterikatan, terobosan, semua penghalang.

Puji Tuhan kelepasan atas penyakit, kelemahan tubuh, semua roh yang mengikat kami semua terlepas; karena hadirat dan kemuliaan Tuhan turun memenuhi kami semua. Selalu rindukan hadirat Tuhan yang lebih lagi, maka Ia akan memberikan engkau lebih lagi. Amin.. Luar biasa hadirat Tuhan pada sesi ke 1 dari Supernatural Prayer Conference.
Seminar sesi ke 2 dan 3 berlanjut pada keesokkan harinya. Dimana untuk sesi ke 2 mengambil tema peperangan rohani.

Apostle Patty Valenzuela memulai khotbah dengan membagikan beberapa tipe doa :
1. Doa syafaat
2. Doa kesepakatan
3. Doa permohonan
4. Doa iman
5. Doa Tuhan Yesus Bapa kami
6. Doa pujian dan penyembahan
DSC07187edit

Seluruh panitia Supernatural Prayer Conference

DSC07190edit

Ps Dina Henubau saat menunjukkan buku rohani karangan Apostle Patty Valenzuela

DSC07246edit

Saat seminar sesi-2 berlangsung

DSC07289edit

Suasana ruangan ibadah saat berlangsung sesi peperangan rohani

DSC07332edit

Tidak terintimidasi roh ketakutan dalam peperangan rohani

DSC07365edit

Response jemaat menanggapi firman yang dibagikan

Tuhan sudah memberikan kita kemampuan dan kuasa untuk berkemenangan dalam area setiap hidup kita. Kita berkemenangan, tidak dipanggil untuk dikalahkan atau ditaklukan tetapi kita dipanggil untuk menang dan selalu berkemenangan, bahkan lebih dari seorang pemenang.
Keluaran 15 : 3 TUHAN itu pahlawan perang; TUHAN, itulah nama-Nya
Saat Tuhan memperkenalkan dirinya ia mendefinisikan dirinya sebagai seorang yang berperang. Ada peperangan yang sedang Ia perangi. Ia adalah Tuhan, panglima bala tentara surgawi atau Jehova Sabaoth. Tuhan memiliki pasukan. Kita tidak sendirian kita memiliki pasukan. Kita dipanggil sebagai panglima perang rohani.
Ulangan 3 : 22 “Janganlah takut kepada mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berperang untukmu."
Ia yang akan berperang menggantikan kita. Janganlah kita takut, khawatir atau terintimidasi.

Dalam peperangan rohani ketika ketakutan datang dalam hidupmu, ketika ketakutan itu hidup di dalam hatimu maka sebenarnya engkau sudah kalah perang, engkau harus dilepaskan dari semua ketakutan, semua kekuatiran, semua intimidasi. Kita harus bebas. Kita melayani Tuhan Jehova Sabaoth, Pahlawan Perang kita dan Ia bersama, beserta engkau dan tidak akan pernah meninggalkan engkau, tidak akan membiarkan engkau, Ia yang akan berperang bagimu dan kita akan diberikan kemenangan. Kita berkemenangan. Jangan takut, tetap berdiri teguh dan berjuang karena Tuhan ada di pihakmu, siapa yang bisa melawan engkau, engkau adalah pahlawan di Kerajaan Allah, bala tentara dalam kerajaan Allah.

Yeremia 50 : 25 TUHAN telah membuka tempat perlengkapan-Nya dan mengeluarkan senjata-senjata geram-Nya, sebab ada pekerjaan bagi Tuhan ALLAH semesta alam di negeri orang-orang Kasdim:
Tempat penyimpanan senjata adalah tempat di mana senjata-senjata disimpan. Ia membuka penyimpanan perlengkapan senjata-senjata yang engkau butuhkan untuk berperang. Dikatakan juga Tuhan murka, Tuhan punya tugas di bumi ini yang Tuhan mau capai atau kerjakan dan Tuhan berkata Ia membuka perlengkapan senjata untuk anak-anakNya.

Jadi apapun yang Tuhan mau kerjakan di dalam bumi ini membutuhkan tingkat peperangan rohani tertentu. Keselamatan untuk keluargamu, pelayanan kesembuhan, membuka sebuah gereja, memperluas kerajaan Allah, memberitakan Injil, memenangkan jiwa bagi Tuhan Yesus adalah peperangan rohani. Dan kita adalah senjata peperangan rohaniNya. Tidak dalam posisi pasif, namun menyerang dan bertahan.

Matius 6 : 10 KerajaanMu datanglah dan jadilah kehendakMu dibumi dan disurga.
Tuhan sudah memberikan kita bumi, lalu bagaimana kehendak Tuhan dilahirkan di dalam bumi ? Bagaimana cara kita bisa bawa kehendak Allah di bumi ? Melalui doa. Doa para pejuang yang mengerti senjata rohani yang tepat untuk dipakai dalam waktu tertentu, doa yang membidik dan menembak dengan tepat sasaran, tahu apa harus dikatakan dan kapan mengatakannya dan mendeklarasikannya.
Jadikan doa sebagai respon pertama dari setiap serangan.
Hidupmu akan berbeda total. Dengan mengambil respon untuk masuk ke tempat rahasia, mencari wajah Tuhan dan berdoa; saudara akan menjadi pahlawan doa, hidup yang akan menjadi diubahkan, tidak akan pernah sama lagi. Disiplinkan diri untuk tidak mengizinkan patah semangat, ketakutan, kecewa masuk dalam jiwamu.
Kita harus terus berdoa baik sebelum, saat dan sesudah serangan menyerang, karena kita pendoa dan kita berdoa dimanapun dan disaat apapun. Setan adalah pendusta. Doa pasti dan selalu berhasil. Karena dalam diri kita ada perlengkapan senjata rohani Allah dan kita membidik dengan tepat. Efesus 6 : 12.

Kita harus tahu cara berjuang dengan rohani. Kita akan diserang melalui tiga area : 1. Hati
Sebab kehidupan kita terpancar dari dalam hati, serangan iblis akan menargetkan hati kita. Semua ikatan di dalam hatimu harus dilepaskan. Jagalah hatimu, jangan izinkan sembarangan orang masuk ke dalam hati.
2. Pikiran
Pikiran memproses terlebih dahulu apa yang dari hati. Ini disebut dengan peperangan psikologis. Bila anda menang di dalam, engkau akan menang di luar. Selalu jaga hati dan jaga pikiranmu. Amsal 23 : 7 Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia.
3. Kekuatan
Banyak orang kehilangan kekuatan. Di dalam kemuliaan Tuhan, kekuatanmu akan diisi kembali, menjadi bertenaga.
DSC07387edit

Suasana altar call pada sesi peperangan rohani

DSC07413edit

Respon jemaat pada altar call sesi ke-2

DSC07454edit

Foto bersama tim Panitia SPC bersama tim Apostle Patty Valenzuela

Senjata rohani kita dalam berperang :
1. Pujian
Harus terus mengajar dirimu sebagai pemuji. Pujian adalah sebuah senjata rohani. Mazmur 22 : 3 Tuhan bersemayam diatas pujian-pujian. Cara yang paling cepat untuk tiba di tempat dimana Tuhan berada adalah melalui pujian. Pujilah Tuhan ! Mazmur 149 : 7 Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka. Sewaktu kita memuji Tuhan dengan mulut kita, kita mempunyai pedang di tangan kita.

2. Firman Tuhan
Firman Tuhan adalah pedang roh Efesus 6 : 17. Manusia tidak hidup hanya melalui roti saja tetapi dari semua perkataan yang keluar dari mulut Allah Matius 4 : 4. Kita harus kenali, hafali dan masukkan firman Tuhan ke dalam dirimu terus menerus, karena setiap saat musuh dapat menaruh pikiran buruk, pikiran dusta. Contohnya bila setan menaruh pikiran bahwa kita tidak akan pernah berhasil maka balasan kita adalah Filipi 1:6 Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus, Mazmur 23 : 6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku. Kita harus bisa menjawab setiap serangan iblis, tidak membiarkan setan terus menyerang.

3. Puasa
Merendahkan diri dihadapan Tuhan dengan berpuasa adalah agar kita menadari siapa diri kita.

4. Kuasa darah Tuhan Yesus
Seperti kisah pada Keluaran 12 dimana malaikat maut lewat namun tidak membunuh di setiap rumah yang memiliki sapuan darah anak domba di atas ambang pintunya. Kuasa darah dahsyat berkuasa atas hidup kita, keluarga dan bangsa kita.

5. Senjata yang mengikat dan melepaskan
Kita adalah partnernya surga. Matius 18 : 18 mengatakan “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” Surga bekerjasama dengan kita. Saya lepaskan ikatan setan, melepaskan damai sejahtera, sukacita, berkat, kemakmuran, kelimpahan, terobosan, kelepasan, kesatuan dan saya ikat setiap depresi, ketakutan, patah semangat dan musuh kita. Kita punya senjata rohani !

Beberapa kualifikasi yang harus dimiliki seorang pahlawan :
1. Daya tahan
2 Timotius 2 Artinya memiliki kesabaran akan penderitaan, toleransi dan stamina yang baik tidak peduli sesukar apapun.
2. Kualifikasi Harus punya rasa benci terhadap roh jahat, benci apa yang setan lakukan, benci pekerjaan setan. Mazmur 139 : 22 Aku sama sekali membenci mereka, mereka menjadi musuhku.
3. Pengetahuan
Kita tidak boleh tidak tahu, kita harus punya hikmat, pengetahuan dan pencerahan dari Tuhan. 2 Korintus 2 : 11 supaya Iblis jangan beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa maksudnya.
4. Karakteristik
Kita harus teguh dan tekun. Mazmur 18 : 38 Aku mengejar musuhku sampai kutangkap mereka, dan tidak berbalik sebelum mereka kuhabiskan;
Kita tidak boleh lembek, tidak lemah, tetapi harus berani, kuat seperti Daud yang tidak bersembunyi menghadapi Goliat. Hadapi musuh dan katakan bahwa aku punya perjanjian dengan Tuhan dan aku bisa melawan engkau menjatuhkan engkau, Goliat !
5. Pisahkan dirimu
Untuk menjadi seorang pahlawan rohani, kita harus memisahkan diri dari dosa. Otoritas rohani hanya diterima bila kita memisahkan diri dari dosa.
Lukas 10 : 19 Ia telah memberikan kita kuasa, tidak akan ada yang dapat membahayakan kita. Kuasa berasal dari kata dunamis, yaitu otoritas yang dinamit dan legal untuk kita pergunakan.
Setiap kita membuka mulut, setan dapat mengenali otoritas yang Tuhan berikan pada kita, karena itu kita tidak boleh merasa rendah diri, kita kuat, kita berkemenangan, kita adalah pahlawan-pahlawan dalam kerajaan Allah, putra dan putrinya Allah, tidak peduli apa yang kita hadapi sekarang, kita pasti menang dan selalu menang.

Amin.. luar biasa pewahyuan yang kami terima pada sesi ke 2. Seminar Supernatural Prayer Conference dilanjutkan pada sesi ke 3 yang berlangsung di hari yang sama. Tema sesi ke 3 adalah Tuhan yang menerobos.

Tidaklah normal bagi seseorang tidak mendapat jawaban doa. Setap doa-doa kita seharusnya dijawab. Kita tidak akan mendapat terobosan di luar sebelum terjadi terobosan di dalam. Kita harus bebas secara mental dan emosional.

1 Tawarikh 14 : 8 - 17
Kisah mengenai Raja Daud yang diserang oleh orang Filistin setelah mereka mendengar ia diurapi sebagai raja. Maka bertanyalah Daud kepada Allah “Apakah aku harus maju melawan orang filistin itu dan akankah Engkau serahkan mereka ke dalam tanganku. Tuhan menjawab majulah, Aku akan menyerahkan mereka ke dalam tanganmu.” Daud berbuat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya maka mereka memukul kalah tentara orang filistin dari mulai Gibeon sampai Giezer. 1 Tawarikh 14 : 11 Allah telah menerobos musuhku dengan perantaraanku seperti air menerobos."
DSC07473edit

Jemaat yang antusias menerima yang baru pada sesi 3

DSC07465edit

Suasana ruangan ibadah saat sesi pengajaran berlangsung

Peperangan bukanlah hanya sebuah peperangan demi supaya ada kerjaan. Semua peperangan selalu ada tujuan, upah atau hadiahnya. Tuhan tidak mau saudara bertempur atau berjuang atau berperang tanpa hasil apa-apa. Sealu ada upah yang Tuhan siapkan bagimu. Lalu termasyhurlah nama Daud di seluruh negeri dan Tuhan mendatangkan rasa takut kepada Daud terhadap segala bangsa. 1 Tawarikh 14 : 17.
Saya berperang karena ada upah.
Peperangan rohani tanpa visi yang jelas mengenai upah adalah taktik musuh. 2 Korintus 2 : 1 Salah satu alat taktik musuh untuk kita adalah membuat engkau merasa lelah, pengalih perhatian, tidak fokus, kebingungan. Ini terjadi terhadap orang-orang yang berdoa, pendoa syafaat dan juga terhadap semua orang tidak peduli seberapa kuat rohaninya. Kita dibuatnya kelelahan sehingga daya tahan dan kemampuan kita untuk melihat terobosan menjadi ditantang atau digagalkan. Dan titik saat engkau merasa kehilangan penglihatan akan terobosan yaitu mengapa engkau melakukan peperangan rohani, maka sebenarnya engkau sudah kalah.

Keefektifanmu dalam peperangan rohani adalah sejauh dengan seberapa jelas visimu akan upahmu (terobosan). Upah yang paling hebat untuk semua peperangan rohani adalah terobosan.

Peperangan rohani adalah alat untuk memperoleh terobosan. Bila saudara merindukan terobosan, maka akan ada peperangan rohani; tidak ada terobosan tanpa peperangan rohani terlebih dahulu. Dan terobosan adalah sesuatu yang harus kita miliki sebagai visi. Yaitu visi / penglihatan yang jelas. Tanpa penglihatan visi yang jelas, saudara sudah kalah.

Visi yang jelas mengenai terobosan menjadi energi, kekuatan dalam diri kita, untuk membuat kita terus maju, mendorong sampai sesuatu terjadi. Musuh tahu saat engkau mempunyai energi dan kekuatan, itu akan membuat engkau tidak terkalahkan. Sebab itu setan membuat engkau lelah, capek, kuatir, bingung dengan tujuan mengagalkan terobosanmu.

Paulus mengatakan dengan sangat baik di 1 Korintus 9 : 26 yaitu kita tidak berlari tanpa tujuan dan tidak meninju yang sembarangan saja tetapi punya visi yang jelas, tahu apa yang aku perjuangkan, punya target yang presisi bukan memukul angin, memukul dengan tepat sasaran, kejelasan dan hancurkan semua roh kebingungan.

Pengurapan Tuhan dalam hidupmu mewakili reputasi yang kau miliki di alam roh. Saudara harus terkenal di surga dan di neraka seperti dalam kitab Daniel, dimana malaikat berkata engkau sangat dihormati, itu bukan berbicara di hormati di bumi tetapi mengenai doanya Daniel, yang membuat ia sangat dihormati di surga dan dibenci di neraka.

Bila Saudara ingin tahu peperangan rohani berikutnya periksa saja apa pengurapan dalam hidupmu, seperti Daud diserang dengan kekuatan penuh orang Filistin setelah ia diurapi sebagai raja Israel. Diserang bukan berarti engkau melakukan kesalahan. Tetapi itu sebagai tanda bahwa saudara di jalur yang tepat. Peperangan rohani bukan sebuah hukuman, sering kali ketika kita diserang itu sebenarnya dipicu oleh pengurapan yang sedang turun di dalam hidup kita.
Diserang karena akan ada pengurapan berikutnya.
Alkitab berkata bahwa Tuhan Yesus membawa murid-muridnya untuk berdoa dan tiba-tiba badai yang mematikan muncul. Sebenarnya doa-doa itulah yang menyebabkan badai yang mematikan itu muncul. Saat saudara berada di peperangan rohani, musuh akan mengacaukan emosi kita untuk membuat kita merasa seperti “apa salah saya sehingga saya mengalami seperti ini Tuhan”, “apa yang saya lakukan sampai aku mendapat banyak begitu serangan, saya hanya melayaniMu Tuhan”, “kenapa segala sesuatunya jadi sukar sementara orang jahat hidupnya senang kaya”, “melakukan semua untukMu Tuhan, tetapi mengalami banyak perlawanan”. Itu adalah kekuatan roh jahat yang ketakutan dan mereka terintimidasi dengan minyak yang turun ke atas kepalamu. Musuh tahu pengurapan apa yang sudah Tuhan berikan kepadamu.

Dalam Alkitab tertulis saat Daud mendengar bahwa ada mobilisasi orang Filistin yang memutuskan menyerangnya, ia tidak bersembunyi, tidak meninggalkan gereja , tidak kehilangan apiNya, tidak kehilangan kasihNya yang mula-mula. Dalam peperangan kita tidak boleh pasif. Tidak boleh berbahasa roh namun sembunyi di dalam gua, tidak boleh berbahasa roh namun menghindari peperangan rohani, tidak boleh ada kepasifan dalam terobosan, tidak ada terobosan dalam kepasifan.

Saat kau mempunyai masalah, lihat apa yang paling sering menyerang engkau. Apa yang paling sering dipakai musuh untuk menyerang engkau. Setan akan selalu berusaha menancapkan taringnya kepada hal-hal yang paling engkau takuti dalam hidupmu. Setan takut engkau mendapat terobosan pada bagian tersebut. Seperti orang Filistin yang mengelilingi Daud seperti pagar, membuat Daud seolah-olah merasa kecil.

Diserang diberbagai bidang kehidupanmu merupakan barikade musuh agar engkau terintimidasi sebelum pertempuran sebenarnya dimulai. Barikade musuh yang menyatakan bahwa musuh tidak mengizinkan kita menyebrang, takut akan pengaruh kita yang bertambah, musuh mau kita hanya cukup sampai disitu saja.

Janji-janji Tuhan terjebak di langit karena banyak orang tidak mengerti bagaimana menerobos barikade tersebut, mereka tidak tahu bagaimana berdoa dengan benar. Dan engkau menguatkan diri kepada dirimu sendiri bahwa ada yang lebih dari Tuhan. Saya tahu ada yang lebih besar tetapi bagaimana caranya ke sana ? Kuasa dalam hadirat Tuhan akan menghancurkan pagar pembatas yang mencegah engkau untuk naik ke tempat berikutnya.
DSC07572edit

Urapan Tuhan mengalir dahsyat pada sesi ke-3

DSC07551edit

Urapan kelepasan dan terobosan dipimpin oleh Apostle Patty Valenzuela

DSC07557edit

Impartasi kelepasan dan terobosan dalam sesi ke-3

DSC07563edit

Suasana altar call dalam urapan terobosan

DSC07588edit

Doa penutup dipimpin oleh Rev Dr Daniel Henubau

Daud saat melihat tantangan 1 Tawarikh 14 : 10, ia tidak mengeluh, tidak bergerak dalam kedagingannya, tetapi ia bertanya kepada Tuhan dan berdoa. Beberapa orang berjalan tanpa instruksi yang benar karena ia tidak bertanya terlebih dahulu kepada Tuhan.

Kita harus masuk ke dalam peperangan rohani dengan memposisikan hati kita dengan benar dan mempertanyakan pertanyaan yang benar kepada Tuhan. Pernahkah engkau pernah mempertanyakan pertanyaan yang salah kepada Tuhan ? Seperti mempertanyakan mengapa saya harus mengalami ini, ya Tuhan. Kita harus diam dan mempertanyakan pertanyaan yang benar karena Tuhan akan memberikan engkau strategi apa yang harus engkau lakukan berikutnya.

Kita tidak bisa bergerak dalam arah yang benar dengan informasi yang salah. Kita harus punya hati yang bertanya kepada Tuhan seperti : apa yang Kau sedang kerjakan ? Apa yang Kau mau aku lakukan. Aku sedang diserang. Apa yang Engkau mau aku lakukan ? Bagaimana cara aku memerangi ini ? Bagaimana aku menangani hal ini ?

Ia punya pendapat mengenai semua hal dan apa saja dalam hidupmu, punya pandangan mengenai serangan yang kau alami. Ia punya strategi, pandangan dan tahu apa yang harus engkau lakukan berikutnya. Tuhan akan berbicara kepadamu dan memberi tahu apa yang harus engkau lakukan, memberikan engkau strategi, langkahmu berikutnya. Seperti Daud bertanya dengan berlutut kepada Tuhan : apa yang harus ia lakukan, apakah Engkau mau ia berperang, apa strateginya, apakah ini perang saya atau bukan, karena terkadang kita dapat masuk ke peperangan rohani yang bukan bagian kita. Daud bertanya kepada Tuhan dan Tuhan berkata bahwa Ia akan menyerahkan mereka kedalam tanganmu.
Jangan pernah masuk dlm ke peperangan rohani tanpa janji Tuhan.
Bila saudara tidak menerima janji, maka itu bukan peperanganmu. Tuhan yang kita layani selalu akan menunjukkan akhirnya terlebih dahulu, memberi janji Nya dahulu sebelum itu terjadi. Seperti Daud yang bertanya kepada Tuhan, apakah ia harus berperang dan jawabnya adalah ya, majulah Daud, Aku akan menyerahkan orang filistin kedalam tanganmu. Tuhanmu akan selalu menunjukkan akhirnya sebelum bahkan engkau memulai peperangan.

Janji Tuhan akan menjadi bahan bakar, bensin untuk membawa engkau melewati peperangan rohani yang akan membawa engkau ke seberang. Tuhan tidak menunjukkan detail nya pada Yusuf bahwa ia akan dikhianati, dibuang ke sumur, dituduh, difitnah, dilempar ke penjara selama 13 tahun. Tuhan memberi Yusuf janji melalui mimpi, yang menjadi bahan bakarnya untuk melewati semuanya. Tuhan tidak memberikan semua detail kepadamu tetapi Tuhan sudah berikan janjiNya. Tetap layanilah Tuhan, engkau akan memasuki janji-janji Tuhan.

Ia memberikan kau sebuah janji Lukas 6:38 Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu."

Dalam Alkitab, Daud menyebut tempat itu Baal perasim artinya Tuhan yang menerobos.
Definisi terobosan adalah kelepasan yang tiba-tiba dari sebuah informasi yang mendorong engkau melewati sebuah penghalang pembatas. Daud tidak melihat orang filistin dan mengatakan mereka begitu besar. Ia melihat janji Tuhan dan itu yang memberi dorongan untuk berperang melawan musuh. Terobosan Itu bukan sebuah perasaan.

Seringkali terobosan datang, mereka datang dan pergi karena kita tidak segera menjadikan itu sebagai altar. Setan takut akan terobosanmu karena ia tahu kalau engkau merespon dengan tepat, benar semua berhala harus hancur. 1 Tawarikh 14 : 12 Respon Daud akan terobosan yang ia terima adalah ia membakar semua baal, penyembahan berhala, meninggikan Tuhan. Karena bukan kita, manusia manapun yang memberikan terobosan. Ia mau menjadi Tuhanmu satu-satunya. Segala bentuk yang mengambil alih tempat Tuhan didalam hidupmu harus diruntuhkan. Membangun mezbah bagiNya.

1 Tawarikh 14 : 13 Kita harus siap untuk segala sesuatu. Harus siap pertandingan ulang. Orang filistin sekali lagi menyerbu lagi di lembah itu. Daud mendapat informasi, Daud menghancurkan berhala-berhala, Daud membangun mezbah, tetapi sekali lagi orang filistin datang. Sama juga seperti waktu setan datang menggoda Tuhan Yesus di padang gurun itu adalah pertandingan ulang. Dan juga firman yang mengatakan satu roh jahat meninggalkan seseorang namun kembali lagi dengan setan yang lebih banyak.

Responsnya Daud adalah ia datang lagi kepada Tuhan dan bertanya kepada Tuhan lapa yang mau engkau aku lakukan, musuh datang lagi”. Daud tidak mengandalkan hikmat dari pertempuran sebelumnya. Ia meminta arahan yang baru, instruksi yang baru dan bertanya kepada Tuhan lagi “Tuhan mereka kembali lagi, Ia bertanya bagaimana cara bertempur kepada orang filistin.”
Pewahyuan, informasi yang kadaluarsa tidak akan memberi engkau kemenangan di peperangan rohani berikutnya.
Daud bertanya lagi kepada Tuhan dan ia menanyakan pertanyaan yang tepat. Ia bertanya kepada Tuhan. Di ruang doamu, ia akan memberikan strategi, di saat waktu teduhmu dengan Tuhan Ia akan memberikan Engkau rencana, mengajari engkau bagaimana berperang, memberikan strategi apa yang harus engkau lakukan. Banyak orang menggunakan strategi yang salah untuk musim yang baru. Musim yang baru, butuh strategi yang baru.

Mikha 2 : 13 Penerobos akan maju di depan mereka; mereka akan menerobos dan berjalan melewati pintu gerbang dan akan keluar dari situ. Raja mereka akan berjalan terus di depan mereka, TUHAN sendiri di kepala barisan mereka!

Alkitab berkata Ia penerobos. Berarti Ia berjalan di depanmu. Setiap keputusanmu harus ada Tuhan di atasnya. Kita tidak berdoa hanya di dalam krisis saja. Kita adalah pahlawan doa yang berdoa sebelum krisis. Jadikan Tuhan yang berjalan di depan di depan semua keputusanku.

Terobosan adalah upahku. Tuhan sedang memposisikan umatnya untuk mengalami terobosan dengan memberitahukan kepada saudara apapun yang engkau ingin tahu, Ia akan memberitahukanmu. Allah kita adalah Allah Abraham, Ishak dan Yakub. Jika adanya kutuk generasi, maka juga ada berkat generasi. Jika orang tuamu tidak menerima semuany, Roh Kudus katakan bahwa engkau adalah kandidat berikutnya yang menerima jarahan yang ditahan yang belum mereka terima. Haleluyah... Tuhan kita dahsyat !!