IMMANUEL, ALLAH BERSERTA KITA

Ps. Debora Henubau

Ringkasan khotbah Minggu, 11 Juli 2021

Pembacaan Alkitab : Yesaya 43 : 1 – 2, 5 – 7

Di tengah pandemi, krisis, pergumulan yang sedang kita alami saat ini, Tuhan selalu menyertai kita, Dia selalu ada di setiap musim dalam hidup kita, tidak pernah membiarkan dan meninggalkan kita sendirian 

Bahkan ketika kita menyeberang melalui air, atau melewati sungai,  kita tidak akan dihanyutkan,  kita harus berjalan melewati api, kita tidak akan terbakar apai dan dihanguskan, karena Tuhan ada di sana, Dia menyertai kita dan melindungi kita.

Jika saat ini, kita sedang terpapar dengan penyakit, alami krisis, kehilangan pekerjaan, tidak memiliki penghasilan, alami kekurangan dan keterbatasan  akibat  pandemi ini, percayalah bahwa bersama dengan Tuhan kita akan melalui semua itu, karena kita akan selamat dan tetap hidup untuk menggenapi rencana Tuhan!

Kita adalah orang yang disebutkan dengan  nama Tuhan, diciptakan untuk kemuliaan Tuhan, yang Tuhan bentuk dan jadikan, itu sebabnya kita tidak akan lenyap, karena Tuhan mengasihi kita dan Dia selalu menyertai kita.

Daniel 3 : 17 – 18, 21 Ketika Sadrakh Mesakh dan Abdenego diancam akan dilempar ke dalam perapian yang menyala-nyala, mereka tetap percaya bahwa Allah yang mereka sembah sanggup melepaskan mereka dari perapian itu, bahkan dari tangan raja. Namun sekalipun tidak, mereka tidak akan melepaskan iman mereka, dan menyembah berhala

Inilah iman yang harus kita miliki dalam keadaan apapun, jangan goyah dan jangan tukarkan Tuhan dengan apapun, karena goncangan-goncangan ini masih akan terjadi. Percayalah, selama Tuhan berserta kita, kita tidak akan lenyap! semua akan berakhir, tetapi iman kita tidak boleh goyah.  Selama Tuhan ada dan menyertai kita, hal itu cukup bagi kita! Hidup dan mati kita adalah milik Tuhan, dan Tuhanlah yang mengatur jalan hidup. Jika Tuhan  menghendaki kita hidup, maka Dia akan menyediakan segala sesuatu, namun jika saatnya selesai, berarti saatnya kita kembali kepada Bapa di suga. 

Ayat 21 – 25 Sadrakh Mesakh dan Abednego dilemparkan ke dalam perapian yang menyala itu, namun yang  dilihat oleh raja dan orang lain yang menyertai dia,  ada empat orang di dalam perapian itu. Orang keempat (yang menyerupai anak dewa) adalah Tuhan Yesus yang menyertai mereka, dan melindungi mereka sehingga mereka tidak terbakar sekalipun di dalam api. 

Matius 18 : 20 Sebab dimana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.

Sadrakh, Mesakh, dan Abednego sepakat dan memiliki iman, maka Tuhan menyertai mereka di tengah-tengah perapian yang menyala. Ini adalah saatnya, kita sebagai orang tua dan anak, di dalam keluarga maupun sebagai anggota jemaat di dalam GDS, jika memiliki iman dan sepakat di tengah-tengah pandemi ini, maka kita akan melihat dan mengalami Tuhan nyata di tengah-tengah  keluarga, pekerjaan, usaha, di dalam gereja kita GDS.

Daniel 3 : 26 30 Setelah Mereka keluar dari api, mereka sama sekali tidak terbakar. Setelah melihat apa yang terjadi bagi Sadrakh Mesakh dan Abednego, maka raja menjadi percaya dan memuliakan Tuhan,  dan memberikan mereka kedudukan dan tempat  paling tinggi di wilayah Babel. 

Justru di tengah-tengah api, iman jangan goyah, percaya karena Tuhan akan membawa kita keluar sehingga kita mengalami mujizat dan kemuliaan Tuhan. Malelui Sadrakh Mesakh dan Abednego terjadi kebangunan rohani revival besar di wilayah babel. Revival akan terjadi justru di saat-saat “dalam perapian seperti ini” ketika tetap percaya, sepakat, sehati untuk berdoa, maka Tuhan akan datang dan menyatakan kemuliaan-Nya di tengah-tengah kita, sehingga banyak orang akan menjadi percaya kepada Tuhan.

Matius 18 : 18 20  Tuhan memberikan kita kuasa dan otoritas! Karena kita memiliki nama di atas segala nama, itulah nama Tuhan Yesus Kristus, setiap kali kita berdoa di dalam nama-Nya, kuasa dan mujizat Tuhan pasti dinyatakan.

Daniel 6 : 6 – 8, 11 Pada waktu Daniel mendengar titah raja, yang sebenarnya dibuat untuk menjatuhkannya, maka Daniel berdoa dan berlutut di hadapan Tuhan. Pada waktu kita mendengar kabar buruk, berita negatif jangan takut gentar dan bingung, itulah saatnya kita harus berdoa kepada Tuhan. karena Tuhan akan melepaskan kita dari setiap kesulitan dan pergumulan itu.

Daniel 6 : 17 – 24, 27 – 29  Sekalipun Daniel dilemparkan dalam gua singa, dan tidak ada seorangpun yang dapat menolong dia, tetapi Daniel tetap percaya, Tuhan menyertai dan menyelamatkannya.  Setelah raja mengetahui bahwa Daniel masih hiduo, karena Tuhan menyertainya, maka dikeluarkan Daniel dari dalam goa singa,  raja dan seluruh kerajaan menyembah kepada Allah, bahkan Daniel pun memperoleh kuasa dan otoritas dalam pemerintahan raja Darius hingga Koresh.

Otoritas Tuhan berikan kepada kita yang percaya kepada-Nya untuk mengikat dan melepaskan, untuk mengubahkan atmosfir keadaan kita. Pada waktu kita sepakat dan memperkatakan firman Tuhan maka kuasa Tuhan dinyatakan, karena TUHAN ADA BERSAMA DENGAN KITA.

Nehemia 9 : 19 – 21 Tuhan mempimpin bangsa israel ke tanah  perjanjian melalui padang gurun. Justru di padang gurunlah Tuhan memimpin mereka dengan tiang awan dan tiang api, Tuhan menyertai bangsa Israel, dan menyatakan perbuatan-Nya yang ajaib. Bangsa israel dibawa keluar untuk masuk ke dalam tanah Kanaan. Demikianpun kita akan dibawa keluar oleh Tuhan, untuk masuk kepada rencana-Nya yang indah.

Maz 18 : 28 – 31 (baca) Di tengah semua kegelapan ini, pelita Tuhan akan terus bercahaya dalam hidup kita, bersama dengan Tuhan kita akan alami terang dan kemuliaan bersama dengan Tuan kita berani menghadapi musuh tantangan dan kesulitan. Tuhan Yesus adalah perlindungan dan jawaban atas segala sesuatu dalam hidup kita. Bersama dengan Tuhan Yesus kita akan melalui semua keadaan, bahkan melompati tembok dan penghalang!

Markus 6 : 47 48  Ketika murid murid  berada di tengah laut, dan diterpa oleh badai, Tuhan Yesus datang berjalan di atas air dan naik ke atas perahu, dan menyelamatkan mereka dari badai. Apapun badai yang kita sendag hadpai saaat ini, bahkan badai dalam hati dan pikiran kita saat ini, undang Tuhan Yesus masuk dan memenuhi hati pikiran dan hidup kita, karena Ia  memberikan damai sejahtera dalam hidup kita, sehingga kita tidak takut!

1 Korintus 10 : 13 “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”

Filipi 4 : 6 – 7 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga,  tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal,  akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. 

Mazmur 107 : 20 disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur. Dia mengirimkan firman-Nya dan menyembuhkan mereka, serta dilepaskan-Nya mereka dari liang kubur