BELAS KASIHAN TUHAN

Ps. Debora Henubau

Ringkasan Khotbah Minggu 30 Mei 2021

Cara Tuhan bekerja dan melawat hidup kita bukanlah nanti, tetapi sekarang juga!

  1. Markus 4 : 39 – 40 Pada waktu Tuhan Yesus bangun Ia pun menghardik angin ribut itu dan berkata kepada danau itu “diam” “tenaglah” maka seketika itu juga  angin itu reda dan  danau itu menjadi  teduh sekali. Pada waktu Tuhan hadir dan bertindak maka saat itu juga mujizat terjadi!
  2. Markus 6 : 36 – 37 Tuhan Yesus sanggup melakukan mujizat dangan apa yang kita miliki saat ini. Dengan lima roti dan dua ikan, Tuhan Yesus sanggup memberi makan lima ribu orang laki-laki sampai puas, bahkan sisa dua belas bakul. Karena di tangan Tuhan kekurangan dapat dilipat gandakannya menjadi kelimpahan sekarang juga!
  3. Lukas 9 : 37 – 43 Pada waktu Tuhan Yesus melihat anak yang kerasukan itu, maka tergeraklah hati Tuhan Yesus dengan belas kasihan dan melepaskan anak itu dari roh jahat. Belas kasihan Tuhan akan  mem“bypass” semua keadaan kita, bahkan ketika kita belum memiliki iman yang sempurna, asalkan kita datang kepada Tuhan, maka oleh belas kasihan Tuhan, kita akan dilepaskan dan dimerdekakan.  

Kejadian 19 : 26  Isteri Lot sudah keluar dari Sodom dan Gemora dia sudah ada di jalan keselamatan, tetapi karena dia menoleh kebelakang, akhirnya menjadi tiang garam.

Tuhan sebenarnya tidak menghendaki seorang pun binasa, oleh karena belas kasihan-Nya, Tuhan juga ingin menyelamatkan satu orang yang terakhir sekalipun. Namun seringkali yang terjadi ada orang-orang yang mengalami seperti pengalaman isteri Lot, mereka sudah dibawa keluar dari kebinasaan menuju keselamatan, dari kegelapan kepada terang yang ajaib (kemuliaan Tuhan), namun di tengah jalan mereka kembali menoleh ke belakang dan binasa.

Kata “menoleh ke belakang” bukan hanya sekedar melihat, tetapi memiliki pegertian “kembali menginginkan”. Dalam hidup ini, jika Roh Kudus sudah bekerja dalam hidup kita secara dahsyat, dan membawa kita maju secara rohani, maka jangan lagi menoleh ke belakang, dan menginginkan masa lalu, karena di saat itulah kita akan berhenti dan binasa.

Lukas 17 : 32 ingatlah akan isteri Lot! Tuhan Yesus mengajarakan tentang keadaandi akhir zaman, dimana ada banyak orang yang sudah diselamatkan akan kembali kepada kehidupan yang lama, sama seperti isteri Lot, itu sebabnya ayat ini sebagai satu peringatan bagi kita! Jangan lakukan apa yang isteri Lot lakukan.  

Wahyu 3 : 15 – 16 Jika kita suam-suam kuku, tidak dingin dan panas, maka Tuhan akan memuntahkan kita keluar, artinya apa yang sudah masuk dikeluarkan kembali. Sudah menerim keselamatan tetapi akhirnya keluar  dari keselamatan dan binasa.

Lukas 9 : 62 Tetapi Yesus berkata: “Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.” Jika Tuhan telah memanggil kita menjadi milik-Nya, menjadi anak-anak-Nya, untuk beribadah dan melayani-Nya, maka jangan lagi menoleh ke belakang karena kita tidak layak untuk Tuhan dan Kearajaan-Nya!

Mengapa kita tidak layak?  Ibrani 12 : 28 – 29  Kita telah menerima Kerajaan Allah, Kerajaan yang tidak tergoncangkan itu, maka marilah kta mengucap syukur dan beribadah kepada Tuhan dengan cara yang berkenan kepada-Nya dengan takut dan gentar, karena Allah adalah api yang menghanguskan. Tuhan bukan hanya penuh dengan belas kasihan, tetapi Dia juga adalah Maha Kudus.

Itulah sebabnya, Jika kita sudah dipanggil keluar dari gelap kepada terang jangan lagi menoleh ke belekang. Karena Allah adalah api yang menghanguskan, Allah yang cemburu Ulangan 4 : 24.

Allah sangat baik, tetapi kebaikan-Nya tidak boleh kita remehkan atau gampangkan. Allah tidak berubah dari dulu sekarang dan selamanya. Allah kita kudus, itu sebabnya kita harus kudus 1 Petrus 1 : 16 dan Dia memberikan Roh-Nya yang Kudus, supaya kita hidup dipimpin oleh Roh Kudus sesuai dengan kehendak-Nya.

Lukas 5 : 37 – 39 Kantong kulit yang lama tidak bisa menyimpan anggur yang baru, karena kantong itu akan pecah, harus disimpin di kantong kulit yang segar dan baru. Hidup kita digambarkan seperti kantong kulit itu. Jika Roh Kudus masuk dalam hidup kita, maka hidup kita harus terlebih dulu dibaharui dan diubahkan. Roh Kudus yang adalah “anggur yang baru” tidak bisa masuk ke dalam hidup yang lama, kebiasaan yang lama, dosa yang lama, dan semua yang lama.

Untuk selamat maka Lot dan keluarganya harus keluar dari Sodom dan Gemora. Demikianpun hidup kita, dibawa keluar dari dosa, alami, lahir baru, memiliki kehidupan yang baru, menerima Roh Kudus, dan hidup dipimpin oleh Roh Kudus!

Kita ditebus oleh darah Tuhan Yesus untuk masuk ke dalam hal-hal yang mulia, Kerajaan yang tak tergoncangkan, itu sebabnya jangan kembali lagi atau menoleh ke hal-hal yang lama. apalagi mencicipi hal-hal yang lama.

Galatia 3 : 3 – 4  Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging? Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia!

Tuhan tidak menghendaki seorangpun mundur dari Tuhan. Ingatlah jangan seperti isteri lot, jangan sampai kita menoleh ke belakang, menginginkannya dan mencicipi yang lama. Galatia 3 : 1Siapakah yang telah mempesona kamu? Jangan ada hal yang lain selain Tuhan yang mempesona (fokus, dipikirkan, dan direnungkan) kita!. Karena terang kemuliaan Kristus telah dilukiskan ke dalam roh kita, dan hal itu lebih dari semua yang ada di dunia ini.

Bagaimana agar kita jangan lagi terpesona hal-hal yang lama?

Roma 12 : 11 – 12 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa! Kita harus terus maju dan giat untuk Tuhan dan jangan mundur ke belakang.

1 Korintus 15 : 33 – 34 Sebaik apapun kita sudah maju, namun masih ada dalam pergaulan yang salah membuat kita berhenti di tengah jalan, dan kembali ke kehidupan yang lama. Waspada terhadap pergaulan kita! Sadar kembali sebaik-baiknya, keluar dan datang kepada Tuhan, supaya kita tidak berbuat dosa lagi!

2 Petrus 1 : 10 Perhatikan hidup kita, karena itu berusahalah sungguh-sungguh, jika tidak demikian kita akan ditarik arusdunia ini. Kita anharus berusaha sungguh-sungguh supaya panggilan dan pilihan kita semakin teguh. Jika kita tidak berusaha sungguh-sungguh, kita ak tersandung, bahkan kita tidak menyadarinya.

2 Petrus 1 : 5 – 8 Terus giat dan berkobar-kobar untuk Tuhan dengan berusaha sungguh-sungguh untuk maju dan terus menambahkan iman kita, bukan hidup hanya “flow” dan mengikuti arus, karena kita akan terbawa arus.

1 Petrus 1 : 18 – 19 Begitu mahal untuk mendapatkan diri kita, karena Tuhan Yesus harus menebus diri kita dengan darah-Nya yang mahal!

Oleh sebab itu, berusahalah sungguh-sungguh untuk mengenal Allah dengan benar, berikan hidup kita untuk berkomitmen kepada Tuhan, lupakan apa yang ada di belakang dan mengarahkan diri kepada apa yang ada di depan, berlari kepada panggilan, berikan hidup kita sepenuhnya kepada Kristus! Buatlah satu keinginan yang besar dalam hati kta untuk mencari dan mengejar Tuhan Filipi 3 : 13 – 14, 16 Amin!